<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>koilinisme.co.cc</title>
	<atom:link href="http://duhash.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://duhash.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Aug 2010 03:11:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='duhash.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>koilinisme.co.cc</title>
		<link>http://duhash.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://duhash.wordpress.com/osd.xml" title="koilinisme.co.cc" />
	<atom:link rel='hub' href='http://duhash.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tiga Nama Satu Akar</title>
		<link>http://duhash.wordpress.com/2010/08/05/tiga-nama-satu-akar/</link>
		<comments>http://duhash.wordpress.com/2010/08/05/tiga-nama-satu-akar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2010 03:11:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duhash</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duhash.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Tiga Nama Satu Akar<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duhash.wordpress.com&amp;blog=2400941&amp;post=29&amp;subd=duhash&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melihat banyaknya terjadi argumen di sana sini mengenai berbagai  disiplin dari seni bergerak asal Perancis yang kami yakini ini, maka  saya mencoba untuk ambil bagian dalam argumen tersebut namun melalui  pendekatan yang berbeda. Di sini saya akan mengungkapkan tentang tiga  nama metode disiplin yang lahir dari hasil kreasi para pendahulu dari  masing-masing disiplin tersebut. Apalagi setelah saya membaca beberapa  pemikiran dari mereka yang merasa lebih bangga dengan masing-masing  disiplin yang mereka pelajari.</p>
<p>Yang saya maksud dari tiga nama tersebut adalah Art Du Deplacement,  Parkour dan Free Running. Masing-masing disiplin ini menuntut sebuah  ketekunan kerja keras serta pemahaman yang baik dari masing-masing  individu yang menjalaninya. Untuk itulah, saya menulis note ini untuk  membuka sedikit tentang tiga disiplin yang “serupa namun tak sama” ini  ke dalam sebuah wacana, sehingga semua praktisi mampu mengisi kepada  orang lain dan mnyebarkannya kepada orang lain lagi. Okey kita mulai  satu per satu.</p>
<p>Art Du Deplacement</p>
<p>Art Du Deplacement ini bisa dikatakan sebagai seni berpindah tempat  atau seni bergerak dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan  obstacles yang berada di lingkungan dengan memanfaatkan fisik dan teknik  yang menerapkan semua kemungkinan menjadi suatu rangkaian, yang  bertujuan untuk menciptakan gerakan keografi yang cantik dan spektakular  di lingkungan urban maupun alami. Art Du Deplacement dikembangkan oleh  original member dari Yamakasi yang terdiri dari sembilan orang pada awal  permulaannya. Walaupun akhirnya grup ini terpecah, namun beberapa  member yang tersisa seperti Laurent Pitermossi, Yann Hnautra, Chau Belle  Dinh serta William Belle terus mengembangkan Art Du Placement dengan  definisi dan prinsipnya tersendiri di bawah label Majestic Force.  Beberapa team lain pun muncul dari seni yang berharga ini antara lain  seperti Adrenaline, TCT, Dvinsk Clan, SW crew dan lain-lain.</p>
<p>Parkour</p>
<p>Parkour merupakan sebuah disiplin yang diterapkan oleh David Belle  setelah meninggalkan Yamakasi. Ia menerapkan Parkour sesuai dengan apa  yang telah diajarkan oleh ayahnya Raymon Belle mengenai pelatihan halang  rintang militer untuk bergerak cepat melewati obstacles di semua  lingkungan dengan gerakan yang efektif dan efisien. Parkour ditujukan  untuk beradaptasi melewati rute dengan memanfaatkan kekuatan fisik  dengan gerakan yang cepat tanpa kehilangan banyak energi untuk sampai  tujuan. Semua gerakan parkour ditujukan agar seseorang dapat mencapai  tujuan atau dapat digunakan dalam keadaan terjepit untuk melarikan diri  dari kejadian tidak terduga. Parkour merupakan disiplin yang paling  populer, karena prinsip moderasi atau kesederhanaan yang diterapkan oleh  David Belle ke setiap sanubari praktisinya di seluruh dunia.</p>
<p>Free Running</p>
<p>Free Running adalah sebuah evolusi dari cara bergerak dan disiplin  yang telah ada. Free Running merupakan kebebasan untuk seseorang  bergerak dengan gerakan yang indah dan menarik sebagai bentuk kebebasan  berekpresi dari setiap praktisinya. Disiplin ini dikembangkan oleh  Sebastian Foucan, sahabat kecil dari David Belle sekaligus salah satu  pendiri dari Yamakasi. Sebastian memasukkan unsur filosofi yang menarik  dari Free Running ini yang bersifat lebih personal dibandingkan dua  disiplin lainnya.</p>
<p>Awal Mula</p>
<p><a href="http://www.parkourindonesia.web.id/wp-content/uploads/2010/03/movnat021.jpg"><img title="movnat021" src="http://www.parkourindonesia.web.id/wp-content/uploads/2010/03/movnat021.jpg" alt="" width="520" height="292" /></a><br />
Semuanya bermula dari sebuah konsep Methode Naturalle karya Georges  Hebert. Methode Naturalle adalah cikal bakal dari ketiga disiplin  tersebut yang diciptakan oleh Georges Hebert sebelum perang dunia  pertama. Georges Hebert adalah seorang petugas angkatan laut yang suka  berkelana ke seluruh bagian dunia. Saat kunjungannya ke benua Afrika, ia  terkesan dengan sebuah suku primitif yang memiliki fisik serta skills  yang tinggi. Mereka memiliki tubuh yang kuat, flexible, energik, dan  memiliki daya tahan yang tinggi padahal mereka tidak memiliki tutor  gymnastic. Akhirnya Hebert menyadari, bahwa yang membuat mereka kuat  bukanlah karena mereka latihan gymnastic, melainkan karena lingkungan  tempat tinggal mereka itu sendiri.</p>
<p>Terinspirasi dari suku tersebut, Hebert menciptakan sebuah latihan  yang diberi nama Methode Naturalle sebagai metode bergerak secara alami  di lingkungan sekitar. Methode Naturalle dikenal dengan moto ‘etre fort  pour etre utile’ atau ‘menjadi kuat dan berguna’ dengan tujuan mulia  untuk membantu diri sendiri dan orang lain dengan menggunakan kekuatan  dari hasil latihannya.</p>
<p>Latihan ini meliputi sepuluh gerakan dasar yaitu walking, running,  jumping, quadrupedal movement, climbing, balancing, throwing, lifting,  self-defense, swimming. Konsep inilah yang akhirnya digunakan untuk  pelatihan militer tentara Perancis di perang dunia kedua. Sampai saat  ini, Methode Naturalle juga dipakai dalam pelatihan militer dan pemadam  kebakaran di Perancis.</p>
<p><a href="http://www.parkourindonesia.web.id/wp-content/uploads/2010/03/444494-544684.jpg"><img title="444494-544684" src="http://www.parkourindonesia.web.id/wp-content/uploads/2010/03/444494-544684.jpg" alt="" width="260" height="334" /></a></p>
<p>Salah satu yang mendalaminya adalah Raymond Belle, seorang tentara  Perancis yang akhirnya bergabung dengan sapeurs-pompiers ( pemadam  kebakaran militer). Raymond memperkenalkan pada anaknya (David Belle)  tentang methode naturalle dan latihan halang rintang militer. Bersama  sahabatnya Sebastian Foucan, mereka berlatih dan bermain bersama di usia  16 tahun. Pada waktu itu, mereka berdua bertemu dengan para remaja  seusia mereka yang tertarik dengan apa yang mereka lakukan.  Bersama-sama, mereka berlatih dan mengembangkan fisik dan teknik latihan  mereka sehingga menjadi sebuah disiplin yang saat itu dikenal dengan  nama “Art Du Deplacement”. Mereka terdiri dari David Belle, Sébastien  Foucan, Laurent Pitermossi, Yann Hnautra, Charles Perrière, Malik Diouf,  Guylain N’Guba-Boyeke, Châu Belle-Dinh, dan Williams Belle.</p>
<p>Pada tahun 1997, mereka akhirnya melanjutkan Art Du Deplacement yang  mereka latih dengan menamakan grup mereka dengan sebutan Yamakasi.  Awalnya mereka mencari kata-kata yang baik untuk menamakan grup mereka.  Mereka menginginkan kata-kata Strong Man atau Strong Body namun sangat  susah dan tidak nyaman bila diucapkan, khususnya dalam bahasa Perancis.  Disinilah Guylain (yang menjadi Rocket di film Yamakasi) menyebutkan  kata “Yamakasi” yang berasal dari bahasa Lingala (salah satu bahasa  Congo, Afrika) yang memiliki arti Strong Spirit, Strong Body, Strong  Man. Akhirnya mereka memulai menamakan grup mereka dengan sebutan  Yamakasi.</p>
<p>Tahun 1998, Yamakasi unjuk gigi dengan menampilkan aksi mereka di  film pendek berjudul “Le Message” yang menampilkan seni dan olahraga  yang mereka lakukan. Namun setelah penampilan mereka di acara musik  “Notre Dame de Paris”, David dan Sebastian mengundurkan diri dari  Yamakasi karena hak pendapatan dan perbedaan pendapat dan definisi dari  Art Du Deplacement tersebut. Sehingga saat film “Yamakasi” yang muncul  pada tahun 2001 terus berjalan tanpa kehadiran mereka berdua.</p>
<p>David akhirnya menamakan seni disiplin yang dimilikinya dengan nama  “Parkour”. Nama tersebut ditemukan oleh David Belle dengan temannya yang  bernama Hubert Koundé. Kata Parkour itu sendiri dari kata “parcours du  combattant” yang berarti pelatihan halang rintang militer yang sempat  digagas Georges Hébert. Kata Parcours “c” diganti menjadi “k” dan “s”nya  dipakai untuk menjelaskan filosofi Parkour itu sendiri. “Parkour’s  philosophy about efficiency” . Sedangkan istilah Traceur adalah sebuah  sebutan untuk para praktisi Parkour. Seseorang bisa dikatakan traceur  jika orang tersebut sudah memahami arti, basic, dan filosofi dari  Parkour itu sendiri. Traceur berasal dari kata “tracer” yang berarti  cepat, mempercepat (to trace/ to go fast).</p>
<p>David dan Sebastien terus mengembangkan parkour dengan memunculkan  beberapa praktisi lain yang akhirnya menjadi team, seperti Stephane  Virgoux, Johann Virgoux, Sebastien Goudot, Jerome Ben Roues, Kazuma,  Michael Ramdan, Rudy Cuong dengan nama “La Releve”. Team inilah yang  mengembangkan parkour yang semula di Lisses yang dikenal sebagai  Original Crew atau Original Traceur. Aksi mereka bisa dilihat dalam  beberapa video di youtube.</p>
<p>Untuk memudahkan Parkour dalam bahasa yang lebih umum atau bahasa  Inggris, maka Parkour juga biasa diartikan dengan sebutan Free Running.  Namun di tahun 2001, perbedaan pandangan antara David Belle dan  Sebastian Foucan mengenai prinsip yang harus ditanam dari displin  Parkour mulai terlihat. Sehingga akhirnya Sebastian dan beberapa  Original Traceur memutuskan untuk memisahkan diri mereka dari dunia  disiplin Parkour.</p>
<p>Sebastian Foucan akhirnya menamakan disiplin yang ia bawa dengan  sebutan “Free Running”. Sebastian menciptakan kosep dan kepercayaan  “Follow Your Way” yang mengedepankan kebebasan bergerak dan kebebasan  berekspresi. Konsep Free Running kemudian mulai mewabah daerah Inggris  dengan muncul video dokumenter “Jump London” yang menampilkan Sebastian  Foucan, Johann Virgoux, serta Jerome Ben Roues. Free running  mengedepankan “freedom of movement” yang menampilkan gerakan-gerakan  yang indah dan menarik dengan konsep kesenangan pribadi.</p>
<p>Free Running mungkin terlihat lebih personal dibandingkan dua  disiplin lainnya. Sebastian menanamkan filosofi yang luar biasa di dalam  Free Running bagi mereka yang mencintai kebebasan bergerak untuk  mengembangkan dan membebaskan intuisi serta kreatifitas mereka. Free  Running berdiri tanpa ada team serta leader, berdiri sebagai satu  komunitas Free Running. Dengan prinsip seperti itu, maka Sebastian  Foucan didaulat menjadi duta dari komunitas Free Running di seluruh  dunia.</p>
<p>Serupa Tapi Tak sama</p>
<p>Ketiga disiplin ini memang terlihat sama, namun memiliki nilai dan  tujuan yang berbeda. Seperti yang dikatakan Laurent Pitermossi dari  Majestic Force “parkour, l’art du deplacement, freerunning, the art of  movement (seni bergerak)… semuanya merupakan hal yang sama. Semua itu  merupakan gerakan dan berasal dari tempat yang sama, bersumber dari  sembilan orang yang sama. Hal yang paling membedakan hanyalah bagaimana  cara setiap orang bergerak.” Selain itu, ditambahkan oleh komentar Adit  Roar yang sempat mendapatkan sumber dari Laurent yang telah menjelaskan  pengembangan dari disiplin tersebut. “Waktu umur 16 tahun, lahirlah ADD (  L’art du deplacement). Setelah lebih matang dan mulai beda pemikiran  antara art yg mereka kembangkan, barulah mereka memutuskan untuk  mengembangkan apa yg mereka percaya dalam diri mereka. Dan untuk  membedakannya satu sama lain, mereka berniat menamainya. Disinilah  sebuah bagian dimana David memilih Parkour dan Foucan memilih free  running. Mereka berdua mengerti satu sama lain, karena mereka mengetahui  apa rasanya menjalankan apa yang mereka yakini. Dan itu tidak bisa  dirubah”.</p>
<p>Bila memperhatikan dengan apa yang dimaksudkan oleh Laurent, bahwa  “yang membedakan bagaimana cara setiap orang bergerak”, maka hal inilah  yang akhirnya membedakan beberapa disiplin tersebut. Parkour lebih  mengutamakan gerakan yang efisien yang berarti “tidak buang-buang  tenaga”. Hal tersebut yang ingin dipertahankan oleh David Belle untuk  prinsip Parkour. Seperti yang dikatakannya “parkour merupakan sebuah  seni yang dapat menolong kamu melewati berbagai rintangan dari titik A  ke titik B hanya dengan menggunakan kemungkinan (kekuatan) tubuh  manusia. Pahami bahwa seni ini diciptakan oleh beberapa tentara di  Vietnam untuk melarikan diri atau mencapai suatu tujuan: semangat inilah  yang saya inginkan tetap berada pada parkour. Kamu harus dapat  membedakan antara yang penting dan tidak penting dalam situasi  darurat/bahaya. Kemudian kamu akan mengetahui apakah itu parkour atau  bukan. Jika kamu melakukan gerakan akrobatik di jalanan tanpa ada tujuan  jelas atau hanya sekedar untuk unjuk (pamer) kemampuan, mohon jangan  anggap atau katakan bahwa itu adalah parkour. Akrobatik sudah ada jauh  sebelum parkour”. Parkour memiliki filosofi untuk bergerak menuju tujuan  dengan melewati rintangan dengan gerakan yang efektif dan efisien  sehingga prinsip ini dapat digunakan untuk melewati rintangan di rute  kehidupan yang dilalui. Setiap traceur bergerak secara nyaman dan  mementingkan efisiensi untuk cepat sampai di tujuan.</p>
<p>Sedangkan Sebastian menerapkan sebuah konsep yang menarik untuk Free  Running dan setiap praktisi yang menjalani. “Freerunning adalah sebuah  evolusi. Bergerak seperti binatang. Bergerak mengalir bagaikan air atau  menemukan keseimbanganmu sendiri dengan sebuah filosofi yang benar. Ini  adalah bagian dari Free runner. Fokuslah dengan apa yang ada di dalam  dirimu melebihi yang ada di luar sana”. Free running lebih bersikap  individu yang bergerak untuk menujukkan yang namanya “Kebebasan  Bergerak”. Sebastian memberikan filosofi yang berbeda dengan parkour.  Bila di Parkour memiliki prinsip bergerak secara nyaman dan mementingkan  efisiensi untuk cepat sampai di tujuan, maka Sebastian memiliki  pemikiran yang berbeda. Baginya, bukan bagaimana cara cepat sampai di  tempat tujuan, yang terpenting baginya adalah bagaimana proses mencapai  tujuan tersebut. Maka disinilah Freerunning bergerak tanpa ada point a  dan point b. Bergerak sesuka hati dengan gerakan yang enak untuk dilihat  dan lebih spektakular. “Untuk apa hanya melompat ke depan kalau bisa  melompat dengan cara yang lebih indah dan menarik”.</p>
<p>Disinilah terlihat apa yang membedakan dari setiap masing-masing nama  disiplin tersebut. Semua tertuju pada satu sumber, namun dengan  pengembangan pemikiran seiring dengan cara berpikir masing-masing  founder.</p>
<p>Sebuah Keputusan dan Kesimpulan</p>
<p>Apa yang bisa saya ambil dari semua ini? Apa yang bisa diambil dan  diserap oleh semua prkatisi yang membaca note ini? Argumen  berkepanjangan antara masing-masing disiplin justru yang akan membuat  otak, hati dan tubuh kita tertahan untuk tidak berlatih. Hal inilah yang  dimaksudkan oleh Dan Edwardes dari Parkour Generation. Sibuk  memperdebatkan mana yang benar dan mana yang salah membuat kita tidak  mau menghormati sistem latihan kita masing-masing dan menghormati sistem  latihan disiplin lainnya. Yang penting adalah, kita semua harus bisa  menempatkan diri sesuai yang kita pahami.</p>
<p>Bila anda tertarik dan merasa nyaman dengan Art Du Deplacement dan  metodenya, maka berlatihlah dan pahami semua prinsip dan metode yang  diterapkan. Bila anda tertarik dan merasa nyaman dengan Parkour dan  metodenya, maka berlatihlah dan pahami semua prinsip dan metode yang  diterapkan. Begitu pula dengan Free Running. Merasa lebih nyaman dengan  Free Running, maka berlatihlah dan pahami semua prinsip, filosofi dan  metode yang diterapkan.</p>
<p>Disini saya berbicara sebagai praktisi yang memilih Parkour sebagai  disiplin karena saya bergabung dengan “Forum Parkour Indonesia”. Maka  metode serta filosofi yang saya ambil dan saya latih adalah parkour.  Begitu pula dengan anda yang merasa membawa nama parkour di keseharian  ada mulai dari bergabung dengan parkour Indonesia serta memakai  pernak-pernik parkour, maka berlatihlah parkour dengan baik sesuai  dengan metode yang diterapkan dalam sebuah komunitas di mana anda  berada. Semua metode latihan di setiap daerah tentunya sangat berbeda,  namun mempunyai disiplin yang sama yang sesuai dengan metode latihan  yang sesungguhnya.</p>
<p>Namun bila ada yang tertarik dengan dua bentuk latihan lainnya  seperti Art Du Deplacement dan Free Running, maka bentuklah kepribadian  dirimu sesuai dengan disiplin yang kamu pilih dan terapkan filosofinya  dalam kehidupan. Kita akan berlatih bersama dan saling mendukung dan  menghormati satu sama lain tanpa melukai masing-masing disiplin. Karena  tiga nama yang terlampir disini merupakan memiliki satu akar yang sama  dari tempat dan sumber yang sama.</p>
<p>Fadly Bullseye</p>
<p>Sumber ;<br />
Wikipedia<br />
Art Du Depalcement <!-- m --><a href="http://www.majesticforce.com/">http://www.majesticforce.com</a><!-- m --><br />
Sebastian Foucan – Freerunning Ambassador <!-- m --><a href="http://www.foucan.com/?page_id=65">http://www.foucan.com/?page_id=65</a><!-- m --><br />
David Belle Parkour Official Blog <!-- m --><a href="http://www.sportmediaconcept.com/parkour/">http://www.sportmediaconcept.com/parkour/</a><!-- m --><br />
David Belle and Parkour World Association <!-- m --><a href="http://web.archive.org/web/20050508021450/www.pawa.fr/Welcome/welcome.html">http://web.archive.org/web/200505080214 … lcome.html</a><!-- m --><br />
<!-- m --><a href="http://www.parkourgeneration.com/">http://www.parkourgeneration.com</a><!-- m --><br />
video-video dokumenter<br />
dan berbagai sumber lainnya</p>
<br />Filed under: <a href='http://duhash.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duhash.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duhash.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duhash.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duhash.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duhash.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duhash.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duhash.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duhash.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duhash.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duhash.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duhash.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duhash.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duhash.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duhash.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duhash.wordpress.com&amp;blog=2400941&amp;post=29&amp;subd=duhash&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duhash.wordpress.com/2010/08/05/tiga-nama-satu-akar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c24a749f3bafeebdacb667f3c9c58493?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duhash</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.parkourindonesia.web.id/wp-content/uploads/2010/03/movnat021.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">movnat021</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.parkourindonesia.web.id/wp-content/uploads/2010/03/444494-544684.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">444494-544684</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>website baru koil killer malang</title>
		<link>http://duhash.wordpress.com/2009/01/08/website-baru-koil-killer-malang/</link>
		<comments>http://duhash.wordpress.com/2009/01/08/website-baru-koil-killer-malang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 09:07:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duhash</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duhash.wordpress.com/2009/01/08/website-baru-koil-killer-malang/</guid>
		<description><![CDATA[coba di buka http://karatmalang.tk walau masih dalam proses pengerjaan Posted in Uncategorized<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duhash.wordpress.com&amp;blog=2400941&amp;post=27&amp;subd=duhash&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>coba di buka http://karatmalang.tk</p>
<p>walau masih dalam proses pengerjaan</p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duhash.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duhash.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duhash.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duhash.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duhash.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duhash.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duhash.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duhash.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duhash.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duhash.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duhash.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duhash.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duhash.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duhash.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duhash.wordpress.com&amp;blog=2400941&amp;post=27&amp;subd=duhash&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duhash.wordpress.com/2009/01/08/website-baru-koil-killer-malang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c24a749f3bafeebdacb667f3c9c58493?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duhash</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nggawedw</title>
		<link>http://duhash.wordpress.com/2008/03/24/koil/</link>
		<comments>http://duhash.wordpress.com/2008/03/24/koil/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2008 03:28:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duhash</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duhash.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Teguh Adi , lahir di Malang City, 10 Juni 1990 seorang anak muda . Perkenalannya dengan CPU menjadikan perubahan yang drastis pada dirinya sehingga kini menjadi aktif mengutak-atik CPU dan melakukan kegiatan dengan giat tanpa kenal lelah . Siang malam dihabiskan untuk melakukan pekerjaan mengoprek komputer , baik milik teman ataupun milik sendiri . Menempuh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duhash.wordpress.com&amp;blog=2400941&amp;post=12&amp;subd=duhash&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left"><span style="color:#000000;">Teguh Adi , lahir di Malang City, 10 Juni 1990 seorang anak muda . Perkenalannya dengan CPU menjadikan perubahan yang drastis pada dirinya sehingga kini menjadi aktif mengutak-atik CPU dan melakukan kegiatan dengan giat tanpa kenal lelah . Siang malam dihabiskan untuk melakukan pekerjaan mengoprek komputer , baik milik teman ataupun milik sendiri . Menempuh pendidikan di SMPN 8 Malang , Kemudian melanjutkan sekolah di SMKN 6 Malang . Dan masih melakukan proyek TA untuk kelulusan ,susah banget buat TA . </span></p>
<p align="left">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/duhash.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/duhash.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duhash.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duhash.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duhash.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duhash.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duhash.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duhash.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duhash.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duhash.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duhash.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duhash.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duhash.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duhash.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duhash.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duhash.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duhash.wordpress.com&amp;blog=2400941&amp;post=12&amp;subd=duhash&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duhash.wordpress.com/2008/03/24/koil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c24a749f3bafeebdacb667f3c9c58493?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duhash</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
